Surabaya, – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan sebuah truk terjadi di Jalan Sultan Iskandar Muda Nomor 1, Kecamatan Semampir, Surabaya, pada Rabu (10/6/2026) pagi.
Insiden tragis ini mengakibatkan seorang perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu pengendara lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan laporan resmi dari Command Center Surabaya, laporan mengenai kecelakaan tersebut diterima petugas pada pukul 06.23 WIB. Petugas gabungan bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar pukul 06.30 WIB dengan waktu respons hanya tujuh menit.
Identitas Korban dan Kronologi Evakuasi
Korban luka diketahui bernama Jatim (88), seorang lansia asal Dusun Naro’an, Desa Soket Dajah, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan. Saat kejadian, Jatim tengah mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi L 4938 WG. Akibat benturan tersebut, ia mengalami luka pada bagian kaki serta luka sobek di area mulut. Saat ditemukan petugas, korban dalam kondisi sadar dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Soewandhie Surabaya setelah mendapat penanganan awal di lokasi.
Sementara itu, korban meninggal dunia diidentifikasi bernama Safiah (57), warga Jalan Pegirian 4/5, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Surabaya. Jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kota Surabaya menuju ruang jenazah Rumah Sakit Dr. Soetomo.
Di sisi lain, pengemudi truk bernomor polisi W 8229 UO diketahui bernama Dian Prasetyo (37), warga Jalan Sememi Jaya V/5, Kecamatan Benowo, Surabaya. Dian dilaporkan dalam kondisi sadar namun mengalami syok berat pascakejadian.
Saat petugas tiba di lokasi, posisi korban berada di tengah jalan, sehingga tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Surabaya, PMI, Tim Gerak Cepat (TGC) Utara, Posko Terpadu Utara, Polsek Semampir, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak segera melakukan pengamanan area guna mencegah kemacetan panjang. Pihak keluarga korban juga telah dihubungi dan langsung menuju rumah sakit.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Warga Desak Penindakan Tegas
Hingga saat ini, penyebab pasti dari kecelakaan maut tersebut masih didalami oleh aparat kepolisian. Proses penyelidikan dan penanganan hukum lebih lanjut telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang guna mengetahui kronologi lengkap serta faktor utama penyebab tabrakan.
Peristiwa ini memicu reaksi dari warga sekitar yang menyayangkan masih rendahnya ketertiban di jalan raya. Agus, salah seorang warga Semampir, menyampaikan aspirasinya kepada awak media di lokasi kejadian.
”Seharusnya pihak kepolisian mempersiapkan surat tilang yang banyak di lapangan, supaya para pelanggar lalu lintas bisa langsung ditindak tegas di tempat demi efek jera,” ujar Agus.
Merespons kejadian ini, Kapolsek Semampir, Kompol Herry Iswanto, S.H., menyampaikan duka mendalam sekaligus memberikan imbauan keras kepada masyarakat pengguna jalan. Beliau berharap agar para pengendara selalu mengutamakan keselamatan dan memiliki kesadaran yang tinggi saat berkendara di jalan raya demi mencegah terulangnya tragedi serupa.